HASIL KUNJUNGAN RAJA SALMAN PENERBANGAN ELASTIS DAN KUOTA HAJI

Diposkan pada : 12-03-2017 20:51:40
Hasil Kunjungan Raja Salman Penerbangan Elastis dan Kuota Haji_Hasil Kunjungan Raja Salman Penerbangan Elastis dan Kuota Haji.jpg

Kuota Haji - Presiden Joko Widodo dan Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud sedang melaksanakan pertemuan bilateral. Pimpinan kedua negara itu menandatangani 11 nota kesepahaman yang merupakan bentuk kerja sama antara Indonesia dan Arab Saudi di berbagai bidang, di antaranya dalam bidang perhubungan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut baik atas kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi. Kerja sama yang terjalin antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan yang otoritas dalam penerbangan sipil Kerajaan Arab Saudi.

Tadinya itu kan penerbangan limited, ke sana maupun ke sini sudah sangat terbatas. Kita menyepakati, baik ke sana maupun ke sini sekarang unlimited, terang Budi dalam penjelasan tertulisnya yang ada di laman Kementerian Perhubungan.

Kerja sama antara bidang otoritas penerbangan ini ditekan Menhub Budi Karya Sumadi dengan kementerian perhubungan Arab Saudi di Istana Bogor dan disaksikan langsung oleh Presiden Jokowi dan Raja Salman.

Budi mengatakan dengan kerja sama yang terjalin itu, ke depan penerbangan Indonesia ke Arab Saudi dan sebaliknya akan lebih elastis lagi. Jadi, masyarakat luas akan mendapat kesempatan lebih banyak lagi untuk bepergian ke Jeddah dan Madinah untuk melaksanakan ibadah umrah atau pun berlibur.

Ada tambahan kota tujuan penerbangan lagi yang akan diberikan dalam kerja sama tersebut yaitu ada tiga kota : Balikpapan, Ujung pandang dan Solo. Di samping pula bagi yang sudah diberikan saat ini Jakarta, Medan dan Surabaya untuk penerbangan reguler.

Nota kesepahaman juga memastikan soal tambahan kuota haji bagi Indonesia. Tambahan kuota haji ini sepertinya telah diluluskan oleh pemerintah Arab Saudi ketika Presiden Jokowi juga bertemu dengan Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdul Aziz Al Saud di sela digelarnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Hangzhou, Tiongkok September tahun 2016 lalu.

Sejak tahun 2013 jumlah kuota jamaah haji Indonesia dan jumlah kuota jamaah haji di negara lainnya juga mengalami pemotongan 20% karena untuk perluasan pembangunan fasilitas di Masjidil Haram, Mekah. Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi apada akhirnya  memberi keputusan untuk mengembalikan kuota normal haji bagi Indonesia dari 168.800 menjadi 211.000 itupun sekaligus memberikan tambahan 10.000 orang.

Pada tahun 2016, pemerintah Arab Saudi hanya memberikan kuota haji untuk Negara Indonesia sebanyak 168.800 orang, dibagi dalam 155.200 jamaah haji reguler dan 13.600 jemaah haji khusus. Jemaah haji reguler adalah jemaah haji yang dikelola pemerintah, sedangkan jemaah haji khusus yang diberangkatkan pihak swasta.

Kunjungan Raja Salman menegaskan lagi dengan adanya tambahan kuota haji. Presiden Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada Raja Salman atas pengembalian serta penambahan kuota jamaah haji Indonesia mulai tahun 2017 ini. Jokowi pun berharap, dalam pelaksanaan pengembalian dan penambahan kuota haji tersebut berjalan dengan lancar.

Sekali lagi, mewakili atas nama umat Islam Indonesia, saya sampaikan terima kasih atas tambahan kuota haji Indonesia, ketika membuka pertemuannya dengaan Raja Salman dengan para ulama dari berbagai organisasi Islam Indonesia serta para menteri di Istana Negara, Jakarta.