MENJAGA KESEHATAN AGAR TERHINDAR DARI MERS SAAT HAJI DAN UMROH

Diposkan pada : 10-02-2017 23:11:16
Menjaga Kesehatan Agar Terhindar Dari Mers Saat Haji dan Umroh_Menjaga Kesehatan Agar Terhindar Dari Mers Saat Haji dan Umroh.jpg

Daya tahan tubuh yang tengah menurun rentan terjangkit virus mers. Virus flu Arab atau Midle East Respiratory Syndrome (MERS) tengah menjangkiti Arab Saudi. Ratusan orang harus dirawat di rumah sakit karena menderita sindrom pernafasan akut ini, bahkan, puluhan orang dikabarkan tewas karena mengidap penyakit ini. 

Virus MERS menjadi pusat perhatian bangsa-bangsa di dunia, termasuk lndonesia. Terutama, bagi mereka yang akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. Rasa khawatir dan waswas pasti dirasakan para calon tamu Allah tersebut. Kewaspadaan dan persiapan secara fisik dan mental harus benar-benar dilakukan agar terhindar dari penyakit ini.

Kedutaan Besar Republik Indonesia IKBRD untuk Arab Saudi di Riyadh menghimbau agar umat lslam yang hendak melaksanakan haji dan umrah membaca petunjuk yang dikeluarkan Kementerian dan hal-hal pencegahan dari terjangkitnya virus MERS.

 

Virus ini terdeteksi pada 2012 dan merupakan varian dari virus korona yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan, mulai dari penyakit flu biasa sampai dengan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

 

Gejala umum penyakit yang ditimbulkan virus ini, antara lain, flu pada umumnya, demam, batuk dan sertai dengan kesulitan bernafas/nafas sesak. Meskipun sudah menyebabkan banyak korban dan penelitian terus dilakukan terhadap fenomena penyakit ini, belum diketahui pasti bagaimana bagaimana manusia bisa terinfeksi virus ini.

Diduga, penyebaran virus ini sama dengan virus korona lainnya. Yaitu, melalui penularan langsung Iewat cairan penderita yang batuk atau bersin. Sedangkan, penularan tidak langsung melalui sentuhan benda-benda yang terkontiminasi virus dan kontak langsung dengan penderita.

Kabar baiknya, para peneliti telah menemukan antibodi manusia alami untuk virus MERS yang menjadi langkah maju menuju berkembangnya pengobatan penyakit mematikan itu. Dalam studi yang dipublikasikan di dua jurnal ilmiah beberapa waktu lalu, para peneliti dari Amerika Serikat, Cina, dan Hong Kong mengatakan, mereka telah menemukan beberapa antibodi penetral yang mampu mencegah bagian kunci virus untuk menempel pada pembawa dan menginfeksi sel-sel tubuh manusia.

Dalam sebuah studi di jurnal ilmiah Kedokteran Transnasional, tim yang dipimpin peneliti Cina menemukan antibodi bernama MERS-4 dan MERS-27 mampu memblokir sel dalam cawan laboratorium dari inveksi virus MERS. Meskipun masih awal, hasil studi ini menunjukkan bahwa antibody, terutama yang digunakan dalam kombinasi, menjadi bahan menjanjikan untuk mengatasi MERS.

Meski demikian,pemerintah mengimbau kepada para jamaah asal lndonesia untuk seIalu menjaga kesehatan saat melakukan perjalanan ke kota-kota utama untuk ibadah umrah dan haji. Jaga kesehatan dan daya tahan tubuh selama melakukan ibadah umrah dan haji . Pasalnya, daya tahan tubuh yang sedang menurun sangat rentan terjangkit virus.

Jika perlu, gunakan masker dan jangan terlalu lelah, sehingga kondisi badan tidak menurun. Dia juga menjelaskan, masyarakat yang melakukan perjalanan ke beberapa wilayah Timur Tengah untuk mewaspadai jika terjadi peningkatan suhu badan. segera periksa kesehatan.

Pemerintah akan menyosialisasikan mengenai virus MERS kepada seluruh masyarakat, terutama yang akan melakukan perjalanan jauh haji dan umroh ke Timur Tengah. Kita berikan sosialisasi, edukasi dan pencerahan untuk mereka yang berkunjung ke Timur Tengah ataupun mereka yang akan melakukan ibadah umrah dan haji. 

Secara umum, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit ini. Antara lain, menjaga kesehatan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan cara rutin mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik (anti bacterial. Selain itu, segeralah mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan seperti Puskesmas, Klinik atau Rumah Sakit apabila mengalami gejala demam, batuk, dan kesulitan bernapas (sesak nafas atau nafas pendek)

Untuk Melindungi diri dan orang lain dari penyebaran kuman-kuman atau virus dan penyakit yang menyerupai influenza dengan cara, jika timbul sakit dengan gejala penyakit seperti influenza, bila memungkinkan, tundalah bepergian. Selain itu, gunakan etika batuk dan bersin yang baik. Tutup mulut dan hidung dengan tangan atau kain kecil untuk mengurangi penyebaran kuman.

Jika menggunakan tisu, buanglah sesegera mungkin dan cuci tangan setelahnya. Upayakan juga untuk menghindari kontak langsung dengan orang yang sakit. Yang tak kalah pentingnya adalah selalu menggunakan masker dan memasak air yang hendak dikonsumsi.