PEMBANGUNAN BANDARA INTERNASIONAL KERTAJATI SELESAI AWAL 2018

Diposkan pada : 09-03-2017 19:11:57
Pembangunan Bandara Internasional Kertajati Selesai Awal 2018_Pembangunan Bandara Internasional Kertajati Selesai Awal 2018.jpg

Proyek pembangunan bandara baru di daerah Jawa Barat yaitu Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka masih dalam proses berjalan. Dipastikan bahwa target pembangunan bandara ini  akan selesai sesuai target yaitu pada awal tahun 2018. 

Pembangunan Bandara Kertajati dilakukan bersama-sama antara Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Jawa Baratserta  didukung beberapa investor swasta.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja meninjau progres pembangunan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Kedatangan Menhub Budi disambut oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, yang merupakan bupati Majalengka Sutrisno, Kadishub Provinsi Jabar Dedi Taufik, Sesditjen Perhubungan Udara Pramintohadi, , dan Dirut PT. Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) juga selaku pelaksana proyek pembangunan sisi darat Bandara, Virda Dimas Ekaputra.

Presiden meminta untuk memastikan agar bandara ini udah bisa di operasikan pada awal tahun 2018 dan sampai saat ini pembangunan bandara sudah berjalan, tinggal kepastian bulannya saja kapan akan beroperasi.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub memberi apresiasi dalam langkah yang dilakukan oleh pemprov Jawa Barat dalam upaya mempercepat pembangunan bandara Kertajati yang sudah dimulai pembangunannya sejak Desember tahun 2015 tersebut, yaitu dengan menggandeng pihak investor BUMN maupun swasta.

Menhub juga mengatakan, bahwa skema pembiayaan yang dilakukan di Kertajati bisa dijadikan sebagai model bisnis pembiayaan sektor transportasi di daerah-daerah lainnya. 

Dimana kerjasama antara Pemerintah dan swasta menggunakan sistem “convertible bond“, yaitu merupakan sebuah dana investasi yang telah dikeluarkan investor swasta yang menggarap proyek pembangunan bandara, nantinya dapat dijual kembali kepada BUMN pengelola bandara.

Menhub meminta pula agar faktor “Safety, Security dan Services” untuk selalu diperhatikan, mengingat bandara Kertajati adalah bandara yang bertaraf internasional yang menuntut terpenuhinya ketiga faktor tersebut dengan baik dan benar. Menhub berharap, kehadiran bandara ini dapat memenuhi pangsa pasar besar di Jawa Barat yaitu Umroh.

Kertajati adalah salah satu proyek nasional yang selama ini kita harapkan sudah jadi paling lambat jadi pada pertengahan 2018. Bisa juga digunakan untuk pesawat kelas Boeing 747 dan 777, salah satunya untuk memenuhi pangsa besar di Jawa barat yaitu kegiatan ibadah Umroh. 

Kalau sekarang kan kasihan, jamaah umroh yang berasal dari Jawa Barat dan sekitarnya harus memakan waktu yang cukup lama dan khawatir keterlambatan untuk menuju bandara Soekarno Hatta.

Oleh karena itu, Menhub juga meminta agar semua pihak yang bersangkutan benar-benar  berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini dengan baik dan cepat, agar bisa segera dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sana.

Menhub menambahkan, selagi menunggu selesainya pembangunan, agar juga disiapkan akses jalan tolnya dan sudah melakukan upaya pemasaran, promosi dan mendorong tumbuhnya industri-industri baru di sekitar Bandara Internasional Kertajati

Sementara Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang akrab dipanggil dengan panggilan Aher mengatakan, kehadiran Menhub kali ini menjadi sebuah bukti bahwa pemerintah pusat benar-benar memiliki rasa keseriusan dan berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini.

Rencananya pihak Kemenhub akan membangun pada sisi udara seperti pembangunan landas pacu (runway), jalur pesawat (taxi way), area parkir pesawat (appron), pagar pengaman sekeliling bandara dan sebagainya. Sementara, pada sisi darat akan dibangun oleh PT. BIJB yang merupakan perusahan gabungan yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jabar dengan investor swasta dengan porsi 51% Pemprov Jabar dan 49% swasta.

Sisi darat yang dibangun adalah terminal utama penumpang, dan infrastruktur pendukung lainnya. Bandara Kertajati memiliki lahan yang begitu luas yaitu seluas 1000 hektare yang pembebasannya telah selesai dilaksanakan oleh Pemprov Jabar dan akan dilanjutkan pembebasan lahannya hingga 1800 hektare.

Pemprov Jabar selalu memberi keyakinan kepada para investor swasta agar tidak merasa ragu lagi untuk ikut serta dalam berinvestasi di proyek bandara. Gubernur Aher mengharapkan kehadiran dari bandara ini dapat memberikan dampak yang nyata terkait kesejahteraan rakyat Majalengka dan Jawa Barat khususnya.