TERUNGKAP FAKTA ILMIAH KEAJAIBAN KA BAH

Diposkan pada : 23-02-2017 20:40:49
Terungkap Fakta Ilmiah Keajaiban Ka bah_Terungkap Fakta Ilmiah Keajaiban Ka’bah.jpg

Terungkap Fakta Ilmiah Keajaiban Ka’bah - Ternyata Bukan GMT, Bukan Di Greenwich dan bukan dimanapun, Tapi Semuanya ada Di Ka’bah (Fakta Ilmiah). Ka’bah, rumah Allah sejuta umat muslim merindukan berkunjung dan menjadi tamu Allah. Kiblatnya umat muslim dalam melaksanakan sholat, dari negaramanapun semua ibadah sholat menghadap ke kiblat.

Istilah Ka’bah berasal dari bahasa al quran dari kata ka dan ba yg berarti “mata kaki” atau tempat kaki berputar bergerak untuk melangkah. Dalam Al-quran telah dijelaskan istilah itu dengan  “Ka’bain” yg berarti ‘dua matakaki’ dan istilah ‘ka’bah’ yg artinya nyata “mata bumi” atau “sumbu bumi” atau kutub putaran utara bumi.

Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti. Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi pada kenyataannya menggantung di wilayah yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”

Para astronot pun telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut hilang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut lagi, ternyata radiasi tersebut berpusat terletak di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang lebih mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat tidak berujung, hal ini yang dibutuhkan ketika mereka sedang mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih terus berlanjut.

Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memang memiliki karakteristik dan dapat menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

 

A. Mekah Pusat Bumi
Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Mekah adalah pusat bumi. Awal mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia. Tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Mekah dan jarak masing-masing. Ia mengawali dengan menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.

Setelah dua tahun dari pekerjaan yang menyulitkan itu, ia terbantu oleh program komputer yang untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal yang lainnya. Ia mengagumi dengan apa yang telah ditemukannya, bahwa Mekah merupakan pusat bumi dan ia pun menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Mekah sebagai titik pusatnya dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang bersamaan, ia bergerak bersamaan pula dengan keliling luar benua-benua tersebut. 

Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut menuju arah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.

Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekeliling lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Mekah. Studi ilmiah ini dilaksanakan dengan tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Mekah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di Barat.

Allah berfirman di dalam al-Qur’an sebagai berikut:
‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Mekah)dan penduduk sekelilingnya..’ (asy-Syura: 7)

Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Mekah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu bahwa kata ummu (ibu) memiliki makna yang penting di dalam kultur Islam. Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Mekah juga merupakan sumber dari seluruh negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.

 

B. Mekah atau Greenwich
Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Mekah berada di tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Mekah, bukan Greenwich, yang sebenarnya harus dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yanglalu.

Ada banyak pendapat ilmiah untuk membuktikan bahwa Mekah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan oleh dunia ketika sebagian besar negeri di dunia ini berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Mekah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap jamaah umroh untuk mengetahui waktu shalat.

  

 

keajaiban islam yang menggemparkan dunia
keajaiban ka'bah dari luar angkasa
batu hajar aswad
keajaiban ka'bah dari luar angkasa
7 keajaiban ka'bah
keajaiban ka'bah terbaru
keajaiban malaikat turun ke kabah
keajaiban ka'bah video
fenomena ka'bah
rahasia di dalam ka'bah
misteri ka'bah di mekah
keajaiban ka'bah dari luar angkasa
isi dalam ka'bah
sejarah ka'bah menurut kristen
fakta nasa bulan pernah terbelah
keajaiban malaikat turun ke kabah
ka'bah pusat bumi
ka'bah wallpaper